Kegiatan Perkuliahan dan Ujian

Kegiatan akademik dalam satu semester dilakukan selama kurang lebih 18 minggu, yang terdiri atas 14 minggu perkuliahan dan 4 minggu untuk ujian. Kegiatan perkuliahan maupun ujian dilaksanakan sesuai jadwal yang dikeluarkan oleh universitas. Pada umumnya seluruh kegiatan ini dilakukan di ruang-ruang kuliah yang terdapat di Gedung 10 bagi program sarjana dan gedung pascarsarjana (jalan Merdeka 30) bagi program magister.

Dalam satu semester diadakan dua kali ujian untuk setiap matakuliah, yakni Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS), yang masing-masing dilaksanakan selama 2 minggu. Selama UTS dan UAS seluruh kegiatan perkuliahan dihentikan.

Sebelum Ujian Tengah Semester, mahasiswa harus melunasi kewajiban keuangan tahap II, yang meliputi sisa sks yang belum dibayar pada tahap I serta biaya lain-lain yang terkait pada suatu matakuliah. Jika mahasiswa tidak melunasi kewajiban ini hingga batas waktu yang telah ditentukan, hak tempuhnya dalam UTS akan dibatalkan. Sedangkan syarat menempuh UAS adalah memiliki tingkat kehadiran minimal 80% dari matakuliah yang bersangkutan bagi program sarjana dan tingkat kehadiran minimal 70% dari matakuliah yang bersangkutan bagi program magister. Status pembayaran dapat dilihat di portal mahasiswa.

Dalam mengikuti ujian, mahasiswa harus menaati ketentuan-ketentuan sebagai berikut:

  1. Peserta ujian harus telah hadir di ruang ujian selambat-lambatnya 15 menit sebelum ujian dimulai.
  2. Peserta ujian harus menempati ruang ujian dan tempat duduk sesuai dengan nomor ujian. Nomor ujian dapat dilihat pada papan pengumuman akademik fakultas.
  3. Sebelum diperkenankan mengikuti ujian tengah semester (UTS), peserta ujian harus telah melunasi kewajiban keuangan tahap II untuk semester yang bersangkutan.
  4. Peserta ujian harus membawa Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang masih berlaku, dan diletakkan di atas meja ujian masing-masing selama ujian. Peserta ujian yang tidak membawa KTM tidak dapat mengikuti ujian.
  5. Peserta ujian harus menandatangani daftar hadir sebagai bukti kehadiran dalam ujian.
  6. Dilarang keras melakukan kecurangan dalam bentuk apapun selama ujian berlangsung. Hal-hal berikut ini dianggap sebagai perbuatan curang:
  7. Melihat berkas ujian milik peserta ujian lain;
  8. Memperlihatkan atau memberikan berkas ujian milik sendiri kepada peserta ujian lain;
  9. Memberikan atau menerima petunjuk atau jawaban ujian dengan cara dan media apapun. Media yang digunakan dalam melakukan kecurangan tersebut akan disita hingga periode ujian berakhir;
  10. Melihat buku ajar, diktat, atau catatan dalam bentuk apapun (kecuali ujian bersifat buku terbuka atau catatan terbuka);
  11. Pinjam-meminjam alat tulis, penghapus, cairan pengkoreksi, buku, kalkulator, dan sebagainya selama ujian berlangsung.
  12. Peserta ujian yang melakukan kecurangan pada saat ujian akan dikenakan sanksi akademik berupa PEMBATALAN SEMUA MATA KULIAH yang ditempuh pada semester terkait tanpa pengembalian biaya kuliah yang telah dibayarkan.
  13. Peserta ujian yang datang terlambat tidak lebih dari 15 menit, diperkenankan mengikuti ujian namun tidak diberikan penambahan waktu ujian. Sedangkan peserta ujian yang datang terlambat lebih dari 15 menit tidak diperkenankan mengikuti ujian, kecuali memperoleh dispensasi dari Koordinator Ujian.
  14. Peserta ujian yang datang terlambat 30 menit atau lebih tidak diperkenankan mengikuti ujian dengan alasan apapun.
  15. Selama ujian berlangsung, peserta ujian tidak diperkenankan meninggalkan ruangan ujian dengan alasan apapun (kecuali peserta yang telah selesai mengerjakan ujian). Peserta ujian yang hendak ke WC, harus melakukannya sebelum ujian dimulai.
  16. Alat atau media komunikasi dalam bentuk apapun (handphone, Smartphone, PDA, dan sebagainya) harus dimatikan/dinonaktifkan (bukan di-silent/menggunakan nada getar) dan dilarang untuk digunakan selama ujian berlangsung dengan alasan dan tujuan apapun.
  17. Kertas buram terisi atau tidak harus dikumpulkan kembali bersama dengan lembar jawab.
  18. Peserta ujian yang memakai sandal tidak diperkenankan mengikuti ujian.
  19. Penutup kepala seperti topi dan sebagainya harus dilepas pada saat ujian.
  20. Peserta ujian tidak diperkenankan untuk makan/minum pada saat ujian.